Tuesday, 14 June 2011

kejam kau!!

wow! tepat pada sasaran sekali.hmm.lama tidak menulis blog, lama tidak berbincang dengan sobat-sobat, lama tidak berbincang dengan orang tua juga. Apa saja yang selama ini ku lakukan? entahlahhh..mulai terbiasa lagi menyimpan banyak hal dalam hati.

Akhir-akhir ini berulang kali ku sadari bahwa aku bukanlah lagi seperti yang dulu, wedehhh..koq jadi seperti lagu yahh?? hmm, tapi memang benar begitulah adanya. Ingin sekali rasanya memaki-maki diri sendiri mengapa bisa jatuh hingga tahap menakutkan seperti ini? Kamu parah sekali Neva Anabel! Kamu tega! Kamu kejam! Kata apalagi yang bisa ku gunakan untuk memaki diri ini? Aku sudah mulai lupa akan banyak hal! Hal-hal yang tidak seharusnya kulupakan! Jangan pernah lupa bahwa penderitaan itu adalah suatu bentuk dari kebahagiaan. Aku sudah tidak sebijak yang dulu, menyelesaikan masalah-masalah banyak menggunakan hati dan keterikatan sendiri.


Kata-kata yang ku dapat hari ini mantap sekali. "Kamu dulu lebih percaya diri, banyak cobaan-cobaan di taiwan kamu bisa lewatin" ; "Kamu dari kecil memang sudah terbiasa mandiri, jadi anak paling besar, ade-ade kamu juga sering liat kamu" ; "Kamu dulu lebih tulus,lebih sabar, dll" ; "Kamu juga uda besar, orang tua juga ga bisa atur sampai gimana-gimana, cuma ya sebagai orang tua tetap masih bisa mengkhawatirkan anak-anaknya" huaaaa.tanpa tersadar air mata ku menetes begitu saja. Aku dulu lebih sabar, lebih tulus? yah memang, semua kalimat-kalimat itu memang benar begitu adanya. Aku memang bersalah, karena aku mulai menjauhkan diri, bukan hanya dari orang-orang, tapi juga dari Tuhan.

Bila masalah muncul, bukan saatnya untuk mengeluh, untuk kesal pada orang, dsb. Semua peristiwa-peristiwa yang terjadi adalah indah adanya, masalah bisa membuatku semakin dewasa, semakin sabar, semakin baik, semakin kuat. Tapi mengapa?? mengapa mengapa mengapa?? Mengapa aku sudah mulai melupakan hal-hal itu? dan setiap masalah muncul aku hanya bisa bersedih, mengeluh, dll??

Haduh, otak ku semakin lama semakin kacau ini sepertinya, tidak mampu berpikir sejernih dulu lagi. Sampai menulis sebuah blog ini saja, susunan kata-kata dan kalimat ku kacau balau.waduhhhh...huffff

0 comments:

Post a Comment